
React, Vue, atau Angular di 2026? Pilih untuk website perusahaan yang akan Anda rawat
Perang framework enak dibaca. Bagi klien Merlinbox, pertanyaan yang lebih baik adalah alur editorial, performa, dan siapa yang bisa mengirim perubahan dengan aman setelah rilis.
Nadia Kusuma · Product Design Lead
Demo yang sama, realitas bisnis berbeda
Penjelasan teknologi yang membangun “aplikasi yang sama” di React, Vue, dan Angular — jenis tulisan di Tech Insider dan outlet serupa — membuktikan tim bisa mengirim UI di banyak stack. Website perusahaan menambah batasan yang dilewati demo itu: marketer mengedit halaman, SEO, skrip analitik, dan tim IT dua orang.
Kriteria keputusan yang dipakai Merlinbox
- Siapa yang merawat? Bakat React internal vs kemitraan agen vs editor CMS-first.
- Kecepatan konten — landing kampanye tiap minggu, atau situs brosur tiap kuartal?
- Anggaran performa — Core Web Vitals di Android kelas menengah, bukan hanya MacBook.
- Permukaan integrasi — formulir CRM, chat, consent, personalisasi.
Sering jawabannya adalah aplikasi bergaya React/Next modern dengan CMS — bukan karena React “menang,” tetapi karena pasar talent dan ekosistem komponen cocok untuk kerja kemitraan jangka panjang.
Hindari rewrite karena ideologi
Situs Vue yang stabil dan mengonversi bisa mengalahkan rewrite mode yang merusak tracking selama sekuartal. Pilih evolusi ketika stack menghambat konten atau performa — bukan ketika ceramah konferensi membuat tim gelisah.
Merlinbox membangun dan merawat situs produksi dengan lensa perawatan itu terlebih dahulu.
- React
- Vue
- Angular
- pengembangan web
- CMS



